Berita

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto/RMOL

Presisi

Gencar Berantas Pungli, Polrestabes Medan Raih Penghargaan

JUMAT, 06 DESEMBER 2019 | 03:21 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Polrestabes Medan mendapatkan penghargaan atas prestasi yang ditorehkan Unit Pemberantasan Pungutan (UPP) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan ini diberikan oleh pemerintah atas kinerja Polrestabes dalam melakukan pemberantasan Pungli di wilayah hukum mereka yang dinilai sangat berhasil.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, penghargaan ini akan menjadi bahan penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberantas pungli. Ini juga menjadi arah pembangunan negara lima tahun ke depan.


“Di mana arahnya adalah pembangunan sumber daya manusia, membangun infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi dan transformasi ekonomi. Artinya nanti itu menjadi fokus kegiatan pemerintah di pusat sampai daerah dalam rangka melaksanakan program kerja pemerintah,” papar Agus seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (5/12).

Agus menambahkan, Saber Pungli ini juga meringankan beban-beban masyarakat maupun kepada investor.

"Pada prinsipnya adalah memenjarakan orang bukan tujuan utama. Namun, memberikan rambu-rambu, saling mengingatkan bahwa tugas mereka adalah melayani masyarakat sebagai tanggungjawab kita," jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, hal ini adalah sebagai tindak lanjut dari penekanan Presiden RI yang kemudian ditindaklanjuti oleh Polri kemudian ditindaklanjuti oleh Polda dan Provinsi di wilayah Sumatera Utara.

“Salah satunya di Polrestabes Medan dalam proses pembinaan lanjut yang sudah lama Polrestabes melakukan upaya-upaya untuk menghadapi pungutan liar ini. Baik melalui cara pencegahan, pembinaan maupun cara penindakan,” jelasnya.

Menurut Dadang, upaya-upaya yang signifikan dari seluruh anggota Polrestabes dan Steakholder dalam pemberantasan pungutan liar ini diharapkan terus berlanjut sehingga dampak dari pungli itu dapat dirasakan masyarakat.

“Ke depannya kita berharap pungli yang sudah dilakukan, upaya-upaya penindakan terus dilakukan dan dibenahi agar tidak terjadi lagi. Bukan hanya penindakan tapi pencegahan dan pembinaan serta pembenahan-pembenahan sistem,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya