Berita

Harley dan Brompton/RMOL

Bisnis

Harley dan Brompton Yang Diselundupkan Di Garuda, Dibeli Melalui E-Bay

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 18:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan bahwa pria berinisial AA merupakan pemilik Harley-Davidson terurai yang diterbangkan dari Prancis ke Indonesia. Motor Harley yang dimasukkan secara ilegal melalui pesawat Garuda, sebelumnya dibeli oleh seseorang berinisial SAW.

Erick menyebutkan, motor itu adalah Harley Davidson seri Shovelhead tahun 1970-an
Nama yang beredar dengan inisial AA, disebut-sebut sebagai orang yang terdaftar dalam manifestasi penerbangan garuda tersebut, ialah I Gusti Ngurah Askhara atau bisa disapa Ari Askhara, Direktur Utama Garuda Indonesia.)

"Saudara AA memberikan instruksi mencari motor klasik,  tipe Shovelhead di tahun 2018 lalu, ini motor tahun 70-an. Pembelian dilakukan April 2018, proses transfer dilakukan ke rek pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam," ungkap Erick.

"Saudara AA memberikan instruksi mencari motor klasik,  tipe Shovelhead di tahun 2018 lalu, ini motor tahun 70-an. Pembelian dilakukan April 2018, proses transfer dilakukan ke rek pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam," ungkap Erick.

SAW sendiri mengaku bahwa pembelian dilakukan melalui situs E-Bay. Namun saat ditelusuri, akun E-Bay itu tak dapat ditemukan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengecek tetapi tidak ditemukan kontak penjual.

"Kami menyatakan bahwa saudara SAW mengaku bahwa barang ini dibeli melalui akun e-Bay. Namun, waktu kita cek, kami tidak mendapatkan kontak dari penjual yang didapat melalui e-Bay tersebut," terang Sri Mulyani di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya