Berita

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng Anik Sholih/RMOL

Politik

Hampir Seluruh Petahana Diprediksi Maju Dalam Pilkada Jateng 2020

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 04:47 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah (Bawaslu Jateng) memprediksi seluruh kepala daerah petahana berpotensi kembali maju dalam Pilkada Serentak Jateng 2020.

Dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, tercatat, 21 dari 35 kabupaten/ kota di Jateng akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan ini.

"100 persen berpotensi maju lagi. Meskipun ada di antaranya bupati atau wakilnya saja yang maju," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng Anik Sholih di sela acara Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Kabupaten Kudus pada Pemilu 2019 di Hotel Griptha, Kecamatan Jati, Rabu (4/12).


Anik menambahkan, saat ini, pihaknya tengah fokus mengantisipasi potensi dua pelanggaran di Pilkada 2020.

Pertama yakni netralitas aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, petahana berpotensi besar maju.

"Netralitas ASN diwaspadai, berdasarkan evaluasi di pemilu sebelum-sebelumnya. Karena ASN rawan dipolitisir," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut Anik, enam bulan sebelum penetapan nama-nama kandidat calon, kepala daerah dilarang melakukan mutasi jabatan terhadap ASN di lingkungan pemerintah daerah masing-masing.

"Berdasarkan jadwal, penetepan calon pada 10 Juni tahun depan," jelasnya.

Lebih lanjut Anik menuturkan, fokus lain yang saat ini perlu diantisipasi adalah money politic. Pihaknya akan memaksimalkan pencegahan, penguatan pengawasan, dan menegaskan penindakan.

"Demokrasi kita tidak sehat kalau seperti ini terus," tutupnya.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya