Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto/Puspen TNI

Pertahanan

Panglima: Pengembangan Organisasi TNI Sesuai Kebutuhan Pemerintah

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 02:38 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Untuk mewujudkan postur organisasi yang mampu menyesuaikan keadaan (adaptif), Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melaksanakan pengembangan organisasi sesuai kebutuhan dan disesuaikan dengan program pemerintah.

Hal ini disampaikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat menutup Pendidikan Reguler ke-46 Sesko TNI TA 2019 di Gedung Sarasan Sesko TNI, Bandung, Rabu (4/12).

Menurutnya, dibutuhkan organisasi TNI yang adaptif dan mampu bersinergi secara lebih erat dan lebih luas dengan berbagai komponen bangsa, seperti Polri, lembaga-lembaga pemerintah maupun non-pemerintah, lembaga kemasyarakatan, serta organisasi-organisasi kepemudaan.


"Visi pemerintah dalam lima tahun mendatang adalah meneruskan pembangunan infrastruktur, penyiapan sumber daya manusia, investasi seluas-luasnya, reformasi birokrasi, dan penggunaan APBN secara tepat," ujar Hadi.

“Kelima poin tersebut sejatinya sangat berkelindan dengan pembangunan TNI," lanjutnya.

Hadi menambahkan, hal itu sesuai dengan 11 program prioritas yang ditetapkan. TNI telah melaksanakan validasi organisasi yang dituangkan dalam Perpres Nomor 66 tahun 2019. Organisasi-organisasi staf dan komando mengalami pengembangan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), lanjut Hadi, dibentuk untuk membagi tugas-tugas TNI berdasarkan ruang lingkup geografis. Kogabwilhan juga menjadi Komando gabungan permanen yang mengisi kekosongan dalam doktrin Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM).

Nantinya, kata Hadi, seluruh dimensi terlibat dan harus diorkestrasi dengan baik agar dapat bersinergi dan memperoleh keberhasilan yang tinggi.

"Saya yakin operasi-operasi yang bersifat multi dimensi tersebut akan semakin menjadi kebutuhan di masa mendatang, baik dalam konteks Operasi Militer Untuk Perang (OMP) ataupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” jelasnya.

Hadi mengingatkan, dalam melaksanakan tugas-tugas negara, TNI maupun lembaga atau organisasi lainnya tidak bekerja sendiri-sendiri. Saat ini kegiatan operasi yang bersifat multi dimensi menjadi hal sangat mengemuka.

“Dalam upaya mengatasi permasalahan, negara tidak membebankan tugas pada satu instansi saja. Satu persoalan dapat melibatkan berbagai dimensi kelembagaan untuk dapat menjawab dan menuntaskan persoalan tersebut,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya