Berita

Unjuk rasa Hong Kong/Net

Dunia

Balas UU Demokrasi Hong Kong, China Tangguhkan Kunjungan AL AS

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 17:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemarahan China terhadap pengesahan Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong diwujudkan dengan ditangguhkannya kunjungan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) ke Hong Kong.

Tidak diketahui rincian jadwal kunjungan tersebut. Namun selain menangguhkan kunjungan, China juga mengaku akan memberikan sanksi kepada beberapa organisasi pro-demokrasi sebagai aksi pembalasan dendam.

"China mendesak AS untuk memperbaiki kesalahannya dan menghentikan pernyataan dan perbuatan yang mengganggu urusan dalam negeri Hong Kong dan China," ujar Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.


Sejumlah kelompok akan diberikan sanksi oleh China, yakni National Endowment for Democracy, National Democratic Institure for International Affair, Human Rights Watch, International Republican Institute, Freedom House, dan lainnya yang dianggap telah menghasut para pengunjuk rasa.

"Organisasi-organisasi ini layak mendapat sanksi dan harus membayar harganya," ujar Hua.

Namun tidak jelas sanksi apa yang akan diberikan pada organisasi-organisasi tersebut.

China sebelumnya juga pernah melakukan hal serupa dengan menangguhkan kunjungan kapal dan pesawat militer AS, termasuk memberikan sanksi kepada LSM yang diduga memiliki koneksi dengan pemerintah AS.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya