Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Habib Rizieq: Pernyataan Dua Dubes Saudi Sudah Lebih Dari Pembuktian

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 08:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali mengungkit ketidakhadiran raganya dalam Reuni Akbar 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (2/12).

Dalam sebuah video yang ditayangkan di panggung Reuni Akbar 212, Habib Rizieq mengurai bahwa ketidakhadirannya dikarenakan ada cekal dari pemerintah Indonesia. Sekalipun Menko Polhukam Mahfud MD telah memastikan tidak ada permintaan cekal dari pemerintah untuk Arab Saudi.

Untuk meyakinkan jamaah mengenai pernyataannya itu, Habib Rizieq kemudian menukil dua pernyataan dari dua dutabesar Arab Saudi untuk Indonesia.


Pertama adalah pernyataan mantan Dutabesar Saudi, Osama bin Mohammed Abdullah al Shuaibi. Osama, katanya, mengaku bisa dengan mudah mengembalikan Habib Rizieq. Hanya saja disebutkan ada sesuatu dari pemerimtah Indonesia yang membuatnya masih dicekal.

Kedua, Habib Rizeq, menukil pernyataan Dutabesar Saudi, Essam bin Abed Al Thaqafi yang menyebut bahwa urusan kepulangan berkaitan dengan negosiasi antar pejabat Saudi dan Indonesia.

“Ini sudah lebih dari pembuktian dan kesaksian,” tegas Habib Rizieq.

Menurutnya, kedua pernyataan itu telah membuktikan pernyataannya bahwa ada upaya pencekalan dengan tujuan pengasingan.

“Itu sudah cukup bahwa pencekalan yang terjadi adalah pengasingan yang dilakukan rezim saat ini,” demikian Habib Rizieq.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya