Berita

Kapolresta Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa saat rilis kasus penangkapan narkoba/RMOL

Presisi

Simpan Sabu 2 Kg Di Selangkangan, Polres Tanjung Priok Tangkap Jaringan Aceh-Batam-Jakarta

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Jajaran Satuan Narkoba Polres Tanjung Priok, sepanjang 3 bulan terakhir berhasil mengungkap 37 kasus tindak pidana narkoba. Dari 37 kasus itu aparat menetapkan 44 orang sebagai tersangka.

Demikian disampaikan Kapolres Tanjung Priok AKBP Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/11).

Dari pengungkapan 37 kasus narkoba itu, barang bukti yang disita adalah sabu seberat 2.386,34 gram, extacy  102 butir, ganja 72,2 gram, happy five (Erimin) 80 Butir.


Dimana semua barang bukti ini, jika dibiarkan lolos beredar ke tengah masyarakat bisa meraup keuntungan sekitar Rp 4 Miliar. Selain itu, sebanyak 9903 jiwa bisa diselamatkan dari ancaman narkoba.

Penangkapan terakhir yang dilakukan Tim Satuan Narkoba Polres Tanjung Priok adalah menangkap mata rantai jaringan Aceh-Batam-Jakarta, yang memakai kurir seorang petani yang tidak lulus SD berinisial JS dari Dusun SP Damar Kelurahan Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Aparat menyita barang bukti sabu seberat 2 kg dari jaringan ini.
                              
Berawal dari kegiatan pengamanan dan pelayanan kedatangan penumpang KM. KELUD dari Batam tujuan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta di Terminal Penumpang Pelni pada hari Kamis, (28/11), sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat itu tersangka akan melalui x-ray di pintu keluar debarkasi, tersangka menunjukan gerak-gerik yang mencurigakan dan kemudian pada saat akan dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas, tersangka menghindar dan berlari  sehingga kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap.

Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan 5 paket plastik berisi narkoba jenis sabu yang disembunyikan  di dalam celana dekat area kemaluan atau selangkangan, yang disembunyikan dengan menggunakan celana ketat berlapis-lapis.

Tersangka  kemudian diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut.Saat diperiksa, tersangka mengaku mendapat pesanan dari seseorang untuk mengirimkan narkotika jenis sabu ke Jakarta.

Tersangka kemudian membeli tiket dan berangkat dari Aceh ke Batam dengan menggunakan pesawat udara pada hari Senin, (25/11).

Setelah tiba di Batam tersangka mendapat telepon untuk mengambil narkoba yang sudah disiapkan di pinggir jalan yang dibungkus plastik. Barang haram itu kemudian dibawa ke penginapan dan setelah dibuka terdapat  5 (lima) paket plastik yang dilapisi dengan lakban warna merah, Kuning, Biru, berikut uang tunai sebesar satu juta rupiah.

Keesokan harinya pada hari Selasa, (26/11), tersangka menyembunyikan 5 paket sabu tersebut di sekitar area kemaluan/selangkangan dengan cara menggunakan celana ketat berlapis dan kemudian berangkat KM. KELUD menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara dan sampai pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, (28/11) sekitar jam 19.50 WIB hingga akhirnya tertangkap.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya