Berita

Presiden Joko Widodo dan Luhut Binsar Panjaitan/Net

Bisnis

Luhut Sebaiknya Wujudkan Tol Laut Mimpi Jokowi

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 22:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kiprah para menteri Kabinet Indonesia Maju tak sepenuhnya membuat kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf lebih baik. Buktinya, masyarakat masih merasakan kesulitan ekonomi.

“Saya melihat wajar bila publik mulai merasa kondisi ekonomi makin sulit. Sangat disayangkan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju bukannya membantu Presiden Jokowi, namun menimbulkan masalah baru,” ujar pengamat politik Ujang Komarudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/11).

Salah satu yang disorotinya adalah larangan ekspor bijih nikel yang justru menghambat pertumbuhan perekonomian Tanah Air. Adapun larangan tersebut dikeluarkan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.


Baginya, ada kejanggalan dalam kebijakan tersebut yang perlu ditelisik lebih dalam.

“Saya tak mau berspekulasi soal dugaan kartel. Biarlah KPK yang turun tangan mengusutnya untuk mengetahui apakah betul ada konflik kepentingan dan kepentingan pribadi yang bermain,” jelasnya.

Di samping larangan ekspor bijih nikel, Luhut seharusnya lebih memfokuskan tugasnya mewujudkan ide Presiden Jokowi tentang tol laut yang hingga periode kedua ini seolah tak kunjung terealisasi.

“Luhut seharusnya berkonsentrasi bekerja mewujudkan tol laut yang dicanangkan Presiden Jokowi. Sudah hampir enam tahun pemerintahan (Jokowi) berjalan, namun faktanya tol laut itu 'maya' dan tak berwujud,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya