Berita

Foto: Net

Dunia

Kemlu Keluarkan Peringatan, Instabilitas Di Markas Separatis Meningkat

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 13:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kementerian Luar Negeri Kerajaan Spanyol memperingatkan warganegara mereka yang melakukan perjalanan ke Aljazair dan khususnya ke kamp Tindouf untuk meningkatkan kewaspadaan.

Tindouf adalah sebuah kamp pengngsi yang berada di selatan Aljazair di dekat perbatasan Maroko. Sejak pertengahan 1970an kamp itu digunakan sebagai markas Polisario, kelompok separatis yang mengklaim Sahara milik Maroko.

Travel warning itu dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Spanyol hari Rabu lalu (27/11) setelah menemukan indikasi kuat mengenai peningkatan instabilitas di kawasan itu, persisnya di utara Mali yang juga sangat dekat dengan Tindouf.


Instabilitas di kawasan yang dikenal sebagai Sahel Sahara itu dipicu oleh aktivitas kelompok teroris yang selama ini menggunakan kawasan padang pasir sebagai tempat persembunyian mereka.

Juga disebutkan bahwa peringatan ini merupakan konfirmasi atas keterkaitan Polisario dengan sejumlah organisasi teroris internasional dan kelompok kriminal lain di kawasan.

Kelompok Polisario juga sudah lama dikecam karena menggunakan Kamp Tindouf sebagai tempat penahanan masyarakat Sahara. Mereka dilarang berpergian dan meninggalkan kamp itu.

Selain melakuan penyerangan militer, kelompok Polisario juga melakukan penculikan dan meminta tebusan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya