Berita

Ilustrasi marinir AS/Net

Dunia

AS Tolak Permintaan Pertukaran Tahanan Mantan Marinirnya Yang Ditangkap Rusia

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 16:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat telah menolak permintaan seorang mantan marinir mereka yang dipenjara di Rusia akibat tuduhan mata-mata tahun lalu untuk melakukan pertukaran tahanan.

Keputusan tersebut resmi dikeluarkan oleh pemerintah pada Rabu (27/11), setelah pengacara mantan Marinir AS Paul Whelan mendesak pemerintah AS dan negara-negara lain untuk melakukan pertukaran tahanan.

"Tidak perlu membahas pertukaran. Tidak ada bukti, tidak ada kejahatan. Mereka (Rusia) harus membebaskannya. Paul belum didakwa dengan kejahatan," ujar staf Kedutaan Besar AS di Moskow, Julie Fisher, dikutip Reuters.


Whelan sendiri diketahui tidak hanya memegang paspor AS, namun juga Inggris, Kanada, dan Irlandia. Ia ditangkap oleh Lembaga Keamanan Federal Rusia di kamar hotel di Moskow pada 28 Desember 2018 dan saat ini masih menghadapi praperadilan.

Menurut penuturan pemerintah Rusia, Whelan ditangkap beserta barang bukti flash drive komputer yang berisi informasi rahasia.

Sementara itu, seorang diplomat AS di Rusia yang mengunjungi Whelan di penjara mengungkapkan kesehatan Whelan telah menurun karena perlakuan Rusia yang menurut diplomat tersebut "memalukan".

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya