Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Kuasa Hukum Curiga Pemerintah Indonesia Campur Tangan Dalam Pencekalan HRS

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 00:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Habib Riziq Shihab mengaku dipersulit oleh pemerintah Arab Saudi saat ingin pulang ke Indonesia pada 2 Desember 2019 mendatang. Pihaknya mengaku dicekal atau tidak diperkenankan untuk kembali ke Indonesia.

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mencurigai adanya campur tangan pemerintah Indonesia dalam pencekaan oleh intelijen Arab Saudi.

“Ini ada unsur kesengajaan, Habib Rizieq mau pulang tanggal 2 Desember besok. Sepertinya memang ada upaya untuk tidak memperbolehkan Habib Rizieq pulang dari pemerintah Indonesia,” tegas Sugito kepda Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/11).


Dia menjelaskan, tidak ada urgensi pemerintah Arab Saudi untuk mencekal Habib Rizieq lantaran kliennya tidak melakukan tindak pidana apapun di negara gurun sahara itu.

“Siapa sebetulnya ini yang mengkoordinasikan? Seharusnya kalau Habib Rizieq mau pulang besok misalnya bisa, kalau masalah overstay kami siap bayar tapi mereka seperti menahan-nahan,” katanya.

Pihak pemerintah Arab Saudi, kata Sugito, sempat mengatakan bahwa Habib Rizieq memiliki masalah hukum di Indonesia sehingga tidak diperkenankan untuk kembali ke Indonesia.

“Ditanya punya masalah hukum 17 kasus termasuk yang itu (pelecehan seksual). Macem-macem, tau dari mana Arab Saudi kasus itu? Kalau enggak dari Indonesia bahan dari Indonesia,” tandasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya