Berita

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Ternyata Bukan Indonesia Yang Cekal Habib Rizieq

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 22:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia ternyata tidak melakukan pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Hal ini dijelaskan langsung oleh kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro. Menurutnya, yang melakukan pencekalan adalah pemerintah Arab Saudi.

“Kalau sekarang, pencekalan dari pemerintah Indonesia tidak ada. Yang ada itu sekarang pemerintah Arab Saudi yang melakukan pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab,” tegas Sugito kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/11).


Sugito mempertanyakan alasan pemerintah Arab Saudi yang ikut campur dengan masalah Habib Rizieq. Dia juga mempertanyakan apakah ada yang minta agar Habib Rizieq dicekal.

"Siapa yang meminta mencekal? Pemerintah Arab Saudi sendiri? Apa kepentingan Arab dengan Habib Rizieq?" geramnya.

“Pemerintah Arab Saudi berdalih karena alasan keamanan sehingga tidak mengizinkan Habib Rizieq keluar dari Arab Saudi. Keamanan yang mana? Keamanan Indonesia apa Arab Saudi?” tanyanya.

Lebih lanjut Sugito menuturkan, tidak ada urgensinya Arab Saudi mencekal Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

"Apa kepentingannya Arab dengan Habib Rizieq? Lha wong mau pulang ke rumahnya dia kok di Indonesia masa dicekal? Enggak ada urgensinya,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya