Berita

Ace Hasan Syadzily/RMOL

Politik

Golkar: Masa Jabatan Presiden Menarik Dibahas, Tapi Tidak Mendesak

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode masih menjadi bola liar yang diperdebatkan soal perlu atau tidaknya hal itu dilakukan.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyebutkan, wacana penambahan masa jabatan presiden memang menarik dibahas, tapi tidak mendesak.

"Perdebatan soal wacana jabatan Presiden tiga periode sebetulnya menarik, tapi tidak urgen untuk saat ini," ujar Ace kepada wartawan, Rabu (27/11).


Ace menjelaskan, dalam UUD 45 setelah proses empat kali amandemen sudah ditetapkan presiden menjabat maksimal dua kali. Hal ini, untuk menghindari jabatan presiden abadi atau melekat pada satu orang.

"Kita tidak ingin Presiden berkuasa dalam rentang waktu yang terlalu panjang sehingga berpotensi menimbulkan abuse of power (penyalahgunaan wewenang)," jelasnya.

Kalaupun penambahan itu dipaksakan, lanjut Ace, prosesnya tidak mudah. Di mana perlu dilakukan kembali amandemen pada UUD 45 yang mengatur masa jabatan kepala negara.

"Lagi pula proses melakukan amendemen UUD 1945 ini tidak lah mudah," demikian Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya