Berita

Arsul Sani/Net

Politik

Arsul Sani: Kalau Alasannya Kemanusiaan, Grasi Annas Maamun Tidak Usah Diributkan

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pemberian grasi untuk terpidana korupsi Annas Maamun seharusnya tidak perlu dipersoalkan.

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani menyebut alasan usia dan kesehatan mantan Gubernur Riau di balik pemberian grasi sudah tepat.

"Kalau itu adalah alasan kemanusiaan ya tidak usah diributkan, kecuali tidak ada alasan kemanusiaan (boleh ribut)," ujarnya di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11).


Arsul juga menyebut bahwa grasi pada dasarnya adalah hak yang hanya bisa diberikan oleh kepala negara kepada seorang narapidana.

"Memang kan grasi karena itu bagian dari hak konstitusional presiden, sepanjang prosedurnya dipenuhi ya nggak ada masalah," jelasnya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan grasi, kata Arsul, Annas harus membayarkan uang pengganti kerugian negara atas kasus korupsi yang menjeratnya.

"Sepanjang hal-hal yang lain sudah dipenuhi vonis itu, misalnya pembayaran uang pengganti dan lain sebagainya," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya