Berita

Bamsoet/Net

Politik

Klaim Bamsoet Atasnamakan Rakyat Terkait Jabatan Presiden Tiga Periode Harus Ada Buktinya

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 05:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wacana masa jabatan presiden tiga periode yang dihembuskan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuai pro kontra. Bamsoet mengklaim wacana tambahan jabatan presiden tiga periode berasal dari kehendak masyarakat.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mewanti-wanti Bamsoet agar membuktikan klaim bahwa wacana tambahan jabatan presiden 3 periode adalah kehendak rakyat.

"Klaim atas nama rakyat harus ada buktinya. Minimal sensus. Itu alat ukur sahih soal suara rakyat," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/11).


Lebih lanjut, Adi menjelaskan perlu diperjelas rakyat mana yang setuju terkait dengan wacana yang disampaikan politisi parti berlambang pohon beringin itu.

Dia justru mempertanyakan apakah MPR sebagaimana lembaga yang dipimpin oleh Bamsoet sudah melakukan jajak pendapat terkait wacana yang diklaim atas nama rakyat.

"Rakyat yang mana setuju presiden 3 periode? Apa MPR sudah lakukan sensus nasional soal 3 periode presiden. Jelas ini langkah mundur jauh ke belakang. Presiden dibatasi 2 periode untuk mengamputasi presiden seumur hidup dan membuka kran sirkulasi elite," demikian analisis Adi.


Adi mengingatkan Bamsoet untuk memastikan terlebih dahulu sumber wacana periode masa jabatan tiga periode. Sebelum melakukan jajak pendapat, Adi meminta Bamsoet tidak mewacanakan secara terbuka kepada masyarakat.

"Kalau MPR sudah lakukan sensus soal jabatan presiden boleh di-share ke publik datanya," pungkasnya.
.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya