Berita

12 polisi wanita (polwan) dari Polri menghadiri acara The 1st Asia Regional Women Leading Law Enforcement Conference/Ist

Presisi

12 Polwan Wakili Indonesia Di Konfrensi Penegak Hukum Wanita Pertama se-Asia

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 19:10 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

12 polisi wanita (polwan) dari Polri menghadiri acara The 1st Asia Regional Women Leading Law Enforcement Conference.

Acara ini berlangsung dari tanggal 18 November 2019 hingga 22 November 2019 di Quezon City, Filipina.

Selain 12 polwan, Indonesia juga diwakili oleh delapan delegasi perempuan dari institusi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Bakamla, KPK, dan BNN. 20 delegasi perempuan itu dipimpin langsung oleh anggota Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri AKBP Rita Wulandari Wibowo.


Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara International Narcotics and Law Enforcement Affairs (INL), Strategic Capacity Group (SCG), Kepolisian Nasional Filipina (PNP), dan Pemerintah Kota Quezon City, serta dihadiri oleh 200 perwakilan penegak hukum dari 10 negara di Asia yaitu Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Filipina, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam.

Nantinya, selama lima hari, para delegasi akan menjalani pembelajaran materi, diskusi dan survei mengenai kepemimpinan secara individu.

Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi diri dan tantangan bersama yang dihadapi oleh perempuan dalam rangka mengoptimalkan implementasi pengarusutamaan gender yang menjadi kebijakan nasional sehingga tetap responsif terhadap perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Beberapa tokoh inspirator yang dihadirkan dalam acara tersebut adalah spesial Agen FBI Sharon Kuo. Sharon merupakan agen bekerja di bidang kontra terorisme, kejahatan siber, kejahatan terhadap anak dan senjata pemusnah massal.

Kemudian ada juga Barbara Fleury. Barbara merupakan purnawirawan Polwan yang telah bekerja di Royal Canadian Mounted Police (RCMP), di bidang operasional menangani kejahatan perdagangan narkoba dan korupsi.

Ada juga Police Colonel Portia Manalad. Dia merupakan Polwan lulusan pertama Akademi Kepolisian di Filipina, yang telah berperan di Misi PBB di Timor Leste dan Kosovo yang menerima pengakuan melalui pekerjaannya dalam hal dalam kekerasan berbasis gender dan perlindungan warga sipil.
 
Konferensi tersebut juga bertujuan untuk menginspirasi dan memotivasi perempuan yang bekerja di bidang penegakan hukum agar dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan.

Selain itu, para Polwan diharapkan unggul untuk mengatasi tantangan secara strategis sehingga mampu membuat perubahan di organisasi dan berperan sebagai pemimpin menuju Polri maju.
Menariknya, di sela konferensi, anggota Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Ipda Avina Waliyanri, mempromosikan acara Konferensi Internasional Polisi Wanita Sedunia (IAWP) pertama yang akan digelar di Indonesia.

Acara dengan tema "Women on centre stage of policing" akan dihadiri 500 polisi wanita seluruh dunia itu akan dilaksanakan pada 6 September 2020 di Yogyakarya.

Berikut 12 Polwan perwakilan Indonesia yang hadir di The 1st Asia Regional Women Leading Law Enforcement Conference:

1. AKBP Rita Wulandari Wibowo, S.I.K,  M.H. (Ditipidsiber Bareskrim Polri);
2. Kompol Imelda Permila, B., S.I.K. (Ditreskrimum Polda Sumatera Utara);
3. AKP Vita Indrawati, S.I.K. (Lemdiklat Polri);
4. Iptu Adipta Wisnu Wardhani, S.I.P., M.Si. (Divhubinter Polri);
5. Iptu Ratna Fitria Wijayati (Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri);
6. Iptu Arnie Herdiyathi, S.T.K. (Dittipidum Bareskrim Polri);
7. Ipda Avina Waliyanri, B. Com. (Dittipidsiber Bareskrim Polri);
8. Ipda Kadek Intan Pramita Dewi, S.Tr.K. (Polresta Sidoarjo Polda Jatim);
9. Brigpol Devika Stevina Rante (Ditreskrimsus Polda Sultra);
10. Brigpol Vonny Prima Putri (Divhubinter Polri);
11. Briptu Sheren Septiana (Ditreskrimsus Polda Kalsel);
12. Bripda Intan Dwi Shinta (Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri).

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya