Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Jangan Terjebak Sosialisasi, BPIP Harusnya Kaji Amandemen Hingga Stafsus Milenial

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 12:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) diingatkan agar tidak terjebak dengan program seremonial seperti sosialisasi dan indoktrinasi semata.

Sebab, prorgam sosialiasi yang dilakukan BPIP tidak jauh berbeda dengan MPR yang mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKS sekaligus anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11).


"Hati-hati, BPIP jagan terjebak pada pola sosialisasi dan indoktrinasi programnya," kata Mardani.

BPIP diminta untuk secara tegas memperjelas tugas pokok dan fungsi yang berbeda dengan MPR dalam mensosialisasikan empat pilar kebangsaan. Terlebih, sosialisasi pun menggunakan anggaran negara.

"Tentunya setiap lembaga harus jelas tupoksinya, jadi tidak bertabrakan program kerja dengan lembaga lain, kan pakai anggaran negara juga ini lembaga," kata Mardani.

Lebih lanjut dia mengusulkan sebaiknya BPIP ini lebih mendorong Pancasila sebagai ilmu untuk publik untuk terus didiskusikan dan dibahas dalam menyikapi kasus-kasus kekinian.

"Ada banyak masalah yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia, seperti Papua, pembentukan Papua Selatan, amandeman UUD 1945, urgensi pemindahan ibukota, masa jabatan presiden, dipilihnya stafsus milenial. Ini akan jadi menarik kalau BPIP melakukan kajian terhadap hal ini dengan mengajak publik lalu dikomparasikan dengan Ideologi Pancasila kita," demikian Mardani.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya