Berita

Ilustrasi/Net

Politik

DPR Minta BPIP Buat Kurikulum Pengenalan Pancasila Sejak Dini

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 05:30 WIB

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) melaksanakan rapat siang ini di Gedung Nusantara 3 Komplek Parlemen Senayan, Jakarta.

Rapat ini membahas rencana Kebijakan dan strategi pentingnya mengimplementasikan nilai ideologi pancasila kepada setiap masyarakat yang sudah mulai luntur dimasa sekarang.

Anggota Komisi II DPR, Tjetjep Muchtar Soleh mengatakan, untuk mengatasi kondisi masyarakat yang nilai pemahaman ideologi Pancasila mulai luntur, doktrin Pancasila ditanamkan sejak dini.


“Tujuannya agar dasar ideologi pancasila dapat ditanamkan sejak dini ke semua golongan dan sampai tingkat pendidikan," ujar Tjetjep Muchtar Soleh

Mantan Bupati Cianjur dua periode ini menilai, diperlukan aksi nyata yang dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mempromosikan perilaku positif dan advokasi terhadap generasi milenial sekarang.

Tjejep menambahkan, perlu adanya pembentukan buku tentang Ideologi Pancasila di tingkat pendidikan. Buku tersebut berisi tentang kurikulum yang menjelaskan akar kelahiran dan nilai utuh Pancasila.   

“BPIP harus menulis buku pedoman, di dalam buku itu harus satu bab, yang menjelaskan tentang hari lahirnya pancasila 1 juni 1945. Dalam bentuk kurikulum dan di ajarkan pada tingkat pendidikan mulai dari TK sampai SD," tutupnya. Muhamad Ivan

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya