Berita

Anjungan Tunai Mandiri lebih efisien/Net

Bisnis

Digitalisasi, Bank Kurangi Buka Kantor Cabang Beralih Perbanyak ATM

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perbankan mulai mengurangi ketergantungan membuka kantor cabang untuk menjangkau nasabahnya di daerah.

Hal itu dilakukan seiring dengan digitalisasi dan gerakan cashless, mengingat banyak nasabah yang senang melakukan transaksi perbankan melalui anjungan tunai mandiri (ATM) atau mobile banking.

Saat ini, bisa kita lihat berbagai bank di Indonesia mulai memperbanyak anjungan tunai mandiri (ATM) yang lebih canggih. Alasannya karena penyediaan ATM jauh lebih murah, sebab tidak perlu menyewa atau membeli gedung kantor. Selain itu, ATM tidak membutuhkan banyak karyawan untuk mengoperasikannya.

Hal ini sesuai dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  yang pada beberapa waktu lalu menyebutkan untuk mendorong stabilitas sektor keuangan lebih baik dilakukan melalui digitalisasi layanan dan masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor cabang.

"Untuk meningkatkan stabilitas sektor keuangan, agar bank-bank lebih efisien dan akurat," demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, beberapa waktu lalu.

Bank Mandiri, BNI, dan BRI getol menambahkan mesin ATM canggih. Hingga September 2019 Bank Mandiri memiliki 18.291 mesin ATM. BNI memiliki 18.570 mesin ATM. BRI memiliki 20.846 mesin ATM dan 3.209 CRM.


Bank Mandiri sendiri telah melakukan inovasi dalam ranah fintech untuk mengantisipasi gerakan cashless.

"Pastinya kalau tak berubah kita ketinggalan. Fintech kan agresif. Kalau nggak ikut, kita ketinggalan. Kita berkompetisi dengan mereka, kita kolaborasi, apa yang bisa di leverage, itu oke saja," ujar Thomas Wahyudi, SVP Transaction Banking Retail Sales, Minggu (24/11).

Thomas juga menyebut adanya disruption in digital era ini membuat transaksi uang elektronik naik secara signifikan sebesar 94,7% dari tahun 2014.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga telah memiliki ATM non tunai sebanyak 600 unit, ATM tarik tunai sebanyak 9.477 unit dan ATS atau ATM Tarik Setor atau cash recycling machines (CRM) sebanyak 6.888 unit).

"Total BCA punya mesin per 18 November 2019 sebanyak 16.965 mesin," jelas  Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja, Selasa lalu (19/11).

Menurut Jahja mesin ATM BCA akan terus bertambah hingga sekitar 700 mesin di lokasi baru pada 2020 mendatang.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya