Berita

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Ramai "Serangan" Radikalisme, MPR RI: Pancasila Harga Mati!

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 | 22:13 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Di tengah isu radikalisme dan aksi teror yang kembali terulang, bangsa Indonesia perlu kembali fokus kepada ideologi bangsa, yakni Pancasila.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menegaskan, Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah harga mati yang harus ditanamkan dalam jiwa setiap Warga Negara Indonesia.

"Kami ingin menyampaikan penjelasan keterangan tentang Pancasila yang merupakan dasar negara. Pancasila merupakan harga mati bangsa Indonesia," ungkap Muzani dalam orum Indonesia Islamic Young Leaders Summit 2019 yang digelar di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).


hal itu mengingat Indonesia memiliki beragam perbedaan mulai dari suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Namun dengan Pancasila, perbedaan tersebut melebur menjadi satu.

Oleh karena itu, politisi Gerindra ini menegaskan pentingnya Pancasila dalam penegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila diyakininya akan mengokohkan bangsa di tengah 'serangan' radikalisme dan terorisme.

Dalam acara tersebut, hadir beberapa tokoh seperti Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komisaris Jenderal Polisi Drs. Dharma Pongrekun; Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Bursah Zarnubi; dan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Jalal Mirzayev.

Selain itu, hadir pula Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Amany Lubis; mantan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Mohamad Asruchin; mantan Duta besar Indonesia untuk Spanyol, Yuli Mumpuni
Widarso; dan Sekjen Society for OIC (ISOIC), Bunyan Saptomo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya