Berita

Ilustrasi BUMN Inalum/Net

Bisnis

Dua Nama Ini Kandidat Bos Inalum

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekosongan pucuk pimpinan PT Inalum (Persero) atau MIND ID akan terjawab awal pekan depan.

Perusahaan induk (Holding) BUMN Pertambangan ini, akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Senin (25/11) dengan agenda perubahan susunan pengurus perusahaan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membenarkan agenda tersebut.


“Iya, Inalum kayaknya ya, Senin. Supaya Dirutnya ada," kata Arya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jakarta, (22/11).

Posisi Direktur Utama MIND ID kosong setelah ditinggal Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Wakil Menteri BUMN.

Meski begitu, Arya masih belum membocorkan siapa saja yang masuk ke holding tambang tersebut.

Beberapa nama disebut bakal mengisi jabatan orang nomor satu di MIND ID.

Salah satunya adalah Orias Petrus Moedak, Wakil Direktur PT Freeport Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai Wadirut Freeport Indonesia, pria kelahiran Kupang, 26 Agustus 1966 ini, pernah menjabat Direktur Keuangan Inalum. Ia juga pernah menjadi Direktur Keuangan di PT Bukit Asam Tbk (PTBA), CEO PT Pelindo III dan CFO di PT Pelindo II.

Karir Orias lama di pasar modal, pernah menjadi Managing PT Danareksa Sekuritas dan Presiden Direktur PT Reliance Securities Tbk (RELI).

Selain Orias, ada nama lainnya yaitu Arie Prabowo Ariotedjo, Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), anak usaha Inalum.

Lulusan Purdue University ini menempati berbagai posisi kunci di beberapa industri. Antara lain Direktur Utama PT Wikaraga Sapta Utama (2002-2005), Managing Director PT Medco Mining (2006-2008), Direktur Utama PT Medco Energi Mining Internasional (2008-2016) dan Direktur Niaga PT Bukit Asam (Persero) Tbk (2016-2017).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya