Berita

Aminuddin Maruf/Net

Politik

Ketum PB PMII: Sahabat Aminuddin Maruf Sangat Pas Membantu Presiden

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 | 06:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo menetapkan 12 Staf Khusus (Stafsus) Presdien pada Kamis (21/11). Dari 12 Stafsus tersebut terdapat tujuh wajah baru dan lima wajah lama. Tujuh wajah baru tersebut diambil dari kalangan millenial.

Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang mengapresiasi pilihan Jokowi. Menurutnya, Jokowi telah mengambil pilihan yang tepat.

Sebab, diantara Stafsus millenialnya ada yang berlatar belakang aktivis. Yakni Aminuddin Maruf, Ketua Umum PB PMII 2014-2017.


"Pertama, tentu saja ini membanggakan bagi keluarga besar dan kader-kader PMII. Pastinya, Presiden mempunyai pertimbangan yang matang dalam memilih Sahabat Amin sebagai stafsusnya," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/11).

"Sahabat Aminuddin Maruf merupakan sosok aktivis yang memiliki gagasan dan ide cemerlang. Sangat pas untuk membantu Presiden," lanjutnya.

Menurut Agus, hal itu terbukti saat Aminuddin Maruf memimpin PMII. Dia mampu memanage salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar di indonesia menjadi organisasi yang semakin modern dan maju.

"Itu salah satu prestasi dan bukti bahwa Sahabat Aminuddin Maruf memiliki kemampuan dan konsep ke depan dalam membangun negeri," ungkapnya.

Selain itu, latar belakang Aminuddin Maruf juga berasal dari santri. Menurut Agus, eks Ketua Umum PB PMII itu sangat mengenal dekat para ulama dan kiai di Indonesia. Dalam setiap langkah yang akan diambil selama ini, Aminuddin Maruf selalu sowan dan meminta pertimbangan ulama dan kiai.

"Sepanjang yang saya kenal, beliau orang yang humble, konsolidator yangmemiliki networking yang kuat dan pengalamannya selama menjadi ketum PMII, saya yakin beliau orang yang tepat dalam menerjemahkan visi-visi Presiden," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya