Berita

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid menyerahkan sejumlah rumah tahan gempa cross laminated timber (CLT) kepada warga korban terdampak gempa bumi di desa Kekait, Lombok/Ist

Nusantara

Rumah Tahan Gempa CLT House Berdiri Di Lombok

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 19:06 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid menyerahkan sejumlah rumah tahan gempa cross laminated timber (CLT) kepada warga korban terdampak gempa bumi di desa Kekait, Gunung Sari, Lombok Barat, Jumat (22/11).

Dalam kesempatan itu, Fauzan mengapresiasi kepada pihak kontraktor yang membangun rumah tahan gempa, karena proses pembangunannya terhitung cepat dan kualitasnya juga tidak diragukan.

"Proses pengerjaannya cukup cepat, sehingga membantu sekali bagi warga korban yang membutuhkan rumah hunian,"  kata Fauzan lewat keterangan tertulisnya.


Fauzan pun sedikit memaparkan tentang rumah tahan gempa CLT. Menurutnya, rumah itu dibuat dari kayu olahan Jabon yang kemudian diproses di pabrik.

"Kayunya merupakan kayu tanaman rakyat, merupakan kayu budi daya," imbuhnya.

Lebih lanjut Fauzan menambahkan, CLT merupakan salah satu rumah sehat, karena 90 persennya alami terbuat dari kayu.

"Teknologinya pun sama seperti di Jepang. Kami juga mengetahui CLT ini sudah lulus uji lab untuk kategori RTG di Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, pihak PT Gwoods Kreasi Indonesia yang merupakan pemegang paten produk CLT di Indonesia, Suhendra Yusuf Ratu Prawiranegara menuturkan, CLT merupakan proses pabrikasi silang kayu laminasi.

Tenologi CLT sangat tepat diaplikasi pada wilayah-wilayah rawan gempa atau wilayah terdampak gempa seperti Lombok, Sulteng dan wilayah-wilayah lainnya.

"Kami sangat apresiasi karena korban di Lombok menyambut baik dan antusias atas produk RTG CLT ini," jelasnya.

Yusuf menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk membantu warga korban agar segera memiliki hunian yang layak huni dan manusiawi. Dia akan terus bersinergi dengan pihak pemerintah mewujudkan RTG di Lombok, dan Indonesia pada umumnya.

Rencananya, lanjut Yusuf, PT. Gwoods Kreasi Indonesia akan membangun 2.000 hingga 3.000 rumah CLT di Lombok. Kebutuhan rumah hunian warga korban gempa Lombok masih membutuhkan puluhan ribu rumah tahan gempa. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya