Berita

Luhut B. Pandjaitan/Net

Bisnis

Di Jepang, Luhut Sampaikan Indonesia Tengah Lakukan Transformasi Ekonomi

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 14:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke negara Jepang.

Dalam lawatannya tersebut, Luhut bertemu executive managing director, chief investment officer Hiromichi Mizuno. Luhut membeberkan Indonesia saat ini tengah melakukan transformasi ekonomi dari comodity base ke hilirisasi.

"Tadi saya bertemu dengan Mr. Hiro, ini dia sangat tertarik dan dia bilang bahwa ini super super important meeting buat saya. Dia bilang, 'saya tidak tahu kalau Indonesia ini bisa begini'. Nah itu saya kaget juga, tidak ada yang memberitahu ke dia bahwa Indonesia sekarang sudah mentransformasikan kita ke hilirisasi," kata Luhut usai melakukan pertemuan, seperti dalam tertulis, Jumat (22/11).


Luhut menjelaskan mengenai transformasi ekonomi Indonesia dari comodity base hingga sekarang menjadi hilirisasi, seperti nickle ore menjadi stainless steel, karbon steel sampai lithium battery, di mana Indonesia terbesar cadangan dunia untuk nickle ore.

"Juga saya sampaikan kita tidak hanya berhenti sampai nickel ore, tapi kita juga pada palm oil kita gantikan, juga alumina, juga gasifikasi dan sebagainya. Nah, dia nanya ke saya mengenai lingkungan, dan saya bilang ke dia kalau lingkungan kami sangat care karena kami punya policy," ucapnya.

Untuk policy tersebut, Luhut mengungkapkan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa policy apapun yang kita buat itu harus melihat ke generasi yang akan datang. Sehingga dirinya memastikan tidak akan membuat policy yang merusak lingkungan.

"Jadi orang tidak perlu mengajari kami soal itu (lingkungan). Untuk itu kami sekarang kembangkan energi ramah lingkungan yaitu hydro power," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya