Berita

A321neo pertama yang diterima AirAsia/Istimewa

Bisnis

Terima A321neo Pertamanya, AirAsia Akan Tambah Rute Di Asia Timur

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 14:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pesawat produksi Airbus kini tampaknya tengah jadi primadona. Khususnya untuk seri A320neo. Salah satunya yang baru saja diterima AirAsia.

Rabu (20/11), AirAsia mengumumkan telah menerima pesawat A321neo pertamanya. Upacara serah terima dilakukan di Hamburg, Jerman. Ini merupakan pesawat pertama dari 353 pesawat A321neo yang dipesan oleh AirAsia.

A321neo ini punya kapasitas 236 penumpang dalam konfigurasi satu kelas. Merupakan pesawat lorong tunggal dengan kabin terluas yang pernah diterbangkan.


Melalui keterangan tertulisnya, AirAsia mengklaim akan membuka rute baru dengan tingkat efisiensi yang optimal. Terutama untuk rute Kuala Lumpur menuju Kuching, Kota Kinabalu, Singapura, Bangkok, dan Shenzhen.

Pesawat A321neo merupakan salah satu pesawat terlaris dari keluarga A320. Pesawat ini mampu memangkas penggunaan bahan bakar hingga 20 persen. Tingkat kebisingan pun 50 persen lebih rendah dibandingkan pesawat generasi sebelumnya.

Keluarga A320neo juga dilengkapi dengan teknologi terkini yang mencakup mesin serta Sharklets (ujung sayap) generasi baru.

Hingga akhir Oktober 2019, tak kurang dari 7.000 pesawat A320neo telah dipesan oleh lebih dari 110 perusahaan di seluruh dunia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya