Berita

Ilustrasi Ahok/RMOL Network

Politik

Para Tokoh Tolak Ahok Pimpin BUMN Milik Rakyat

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 10:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pro dan kontra kabar rencana penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok oleh Menteri BUMN, Erick Thohir menjadi petinggi BUMN masih bergulir di ruang publik.

Ini tak lain karena nama Ahok diindikasi kuat terlibat sejumlah kasus saat menjabat gubernur DKI Jakarta. Yang sudah tuntas adalah kasus penistaan agama. Ahok dipenjara 1 tahun 8 bulan atas kasus yang membuat umat Islam berbondong-bondong menggelar aksi di Ibukota.

Selain itu, Ahok juga terindikasi kuat terlibat dalam kasus yang merugikan keuangan negara, seperti pembelian RS Sumber Waras Jakarta Barat, kasus sengketa lahan Taman BMW Jakarta Utara, kasus reklamasi di pantai utara Jakarta, kasus korupsi pengadaan bus Transjakarta, dan kasus sengketa lahan di Cengkareng Jakarta Barat.


Sejumlah tokoh pun dengan tegas menolak rencana Erick tersebut. Tokoh-tokoh tersebut di antaranya Direktur Iress, yang juga penulis buku “Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok, Menuntut Keadilan Untuk Rakyat”, Marwan Batubara; Founder Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi; dan Sekjen Prodem, Syaroni.

Untuk menjelaskan alasan menolak Ahok. Tokoh-tokoh tersebut akan berkumpul dalam diskusi bertema "Tolak Ahok Pimpin BUMN Milik Rakyat" di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Selain itu, tokoh lain yang akan bergabung adalah Direktur Eksekutif KJI, Ahmad Redi; LBH PBNU, yang juga mantan anggota Komisi III DPR Djoko Edhi Abdurrahman; dan peneliti Indef, Bhima Yudistira.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya