Berita

Raker Komite I DPD RI/RMOL

Politik

Wacana Sertifikat Tanah Digital Jadi Bahasan Kementerian ATR/BPN Dan Komite I DPD RI

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar rapat kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI).

Adapun, isi pembahasan Raker tersebut menyoal Reforma Agraria dan Pertanahan. Khususnya untuk segera menerapkan sertifikat tanah digital.

Rapat dibuka oleh Ketua Komite I DPD RI Teras Larang. Didampingi Wakil Ketua I Fachrul Razi, Wakil Ketua II Djafar Alkatiri, dan Wakil Ketua III Abdul Kholik.
Sementara, dari pihak Kementerian ATR/BPN diwakili oleh Wakil Menteri Surya Tjandra dan jajarannya. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil berhalangan hadir lantaran ada agenda pertemuan dengan Kementerian lain.

Sementara, dari pihak Kementerian ATR/BPN diwakili oleh Wakil Menteri Surya Tjandra dan jajarannya. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil berhalangan hadir lantaran ada agenda pertemuan dengan Kementerian lain.

"Izin pak Ketua (Komite I DPD-RI), pak Menteri berhalangan hadir ada pertemuan dengan pak Menko. Kami yang mewakili pada rapat ini," ujar Wamen Surya Tjandra di Ruang Rapat DPD-RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Kemudian, Surya Tjandra melanjutkan dengan memaparkan sejumlah program Reforma Agraria dari Kementerian ATR/BPN untuk satu periode ke depan. Salah satunya, menyoal rencana sertifikat tanah digital.

"Kita akan mulai dengan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap). Harapannya pada 2025 seluruh negeri ini, seluruh tanah, itu punya sertifikat, dan sertifikat itu digital," ujar Surya.

Surya menyatakan, program tersebut dalam rangka melaksanakan proses digitalisasi sertifikat sesuai arahan presiden Joko Widodo soal wacana Dilan (Digital Melayani) dapat segera direalisasikan.

"Mudah-mudahan 2025 kita bisa betul-betul apa yang diinginkan pak presiden bisa kita wujudkan," demikian Surya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan tanggapan-tanggapan dari para Senator DPD-RI terkait program Kementerian ATR/BPN terkait reforma agraria tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya