Berita

Rapat di Komisi II DPR/RMOL

Politik

Ketua Komisi II: Idealnya Papua Terdiri Dari Tujuh Provinsi

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 12:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua provinsi yang ada saat ini tidak cukup untuk disebut ideal dalam mengurus administrasi masyarakat yang tinggal bumi cenderawasih, Papua.

Begitu dikatakan Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia saat menerima kunjungan dari tokoh Papua di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

"Idealnya tanah Papua ini terdiri dari minimal tujuh provinsi karena berasal dari tujuh suku besar," ujarnya.


Doli menyebut sebaran luasan wilayah Papua menjadikan tanah tersebut rawan terjadinya konflik, terutama yang beririsan dengan persoalan sosial.

Politisi Partai Golkar itu menyebutkan bahwa penyelesaian Papua tidak lain dengan menggunakan pendekatan peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi.

"Dan untuk mempercepat proses peningkatan kesejahteraan dan ekonomi itu memang harus ada penyebaran sentra-sentra pelayanan publik, sentra-sentra aktivitas ekonomi itu," jelasnya.

Sambungnya, salah satu langkah yang bisa diambil adalah pemekaran wilayah. Tetapi, pemerintah masih memberlakukan moratorium terhadap daerah otonomi baru (DOB).

"Karena kita punya hambatan soal moratorium pemekaran yang sampai saat sekarang belum dicabut," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya