Berita

Presiden PKS, Sohibul Iman (ketiga dari kanan) bersama petinggi PKS/RMOL

Politik

Tolak Pilkada Kembali Ke DPRD, PKS: Oligarki Bisa Makin Berkuasa!

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 00:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dikembalikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ditentang keras oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Presiden PKS, Sohibul Iman menegaskan, pihaknya tetap menginginkan Pilkada dilakukan secara langsung. Sebab, Pilkada melalui DPRD diyakini bakal melanggengkan oligarki politik di Indonesia.

"Kita menyaksikan bahwa hari ini oligarki di dalam politik ini sangat luar biasa. Oleh sebab itu, kalau Pilkada dilakukan DPRD, kemungkinan oligarki semakin berkuasa," tegasnya di kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).


Pengembalian Pilkada ke DPRD juga dinilai akan mempersempit ruang gerak bagi para calon pemimpin yang memiliki kapasitas dan integritas. Para oligark disebutnya akan langgeng di pusaran kekuasan.  

"Kalau pemilihan lewat DPRD, kemungkinan orang-orang yang mempunyai kapasitas, kapabilitas, dan integritas tidak bisa mendapatkan kesempatan masuk dalam sirkulasi kekuasaan," tuturnya.

Atas dasar itu, Sohibul berharap agar Pilkada dilakukan secara langsung dari rakyat dan untuk rakyat meski diakui masih memiliki beberapa catatan serius jika berkaca pada gelaran sebelumnya.

"Jadi kami memandang pemilihan langsung masih lebih baik. Bahwa ada masalah selama ini, tentu menjadi pekerjaan rumah bersama memitigasi akses-akses yang muncul dari Pilkada langsung itu," demikian Sohibul.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya