Berita

Sekjen MUI, Anwar Abbas/RMOL

Politik

Aset First Travel Dirampas Negara, MUI: Harta Jamaah Mau Dirampas?

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 23:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), aset First Travel yang menggelapkan uang jamaah umrah dan haji akan dirampas oleh negara.

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mempertanyakan dasar negara merampas aset milik First Travel.

"Atas dasar apa negara merampas, yang dirampas itu harta siapa?" tanya Anwar di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).


"Kalau yang dirampas harta First Travel, ya masih bisa. Tapi kalau yang dirampas itu harta dari jamaah, bagaimana pula ceritanya itu," imbuhnya.

Anwar menjabarkan, setidaknya ada tiga jenis hak milik yang harus diperhatikan dalam memutus dirampas atau tidaknya oleh negara. Ada hak milik pribadi, masyarakat, dan ada hak milik negara.

Negara tidak boleh merampas hak milik masyarakat dan hak milik pribadi. Pun demikian pribadi tidak boleh merampas hak milik masyarakat dan hak milik negara.

"Masing-masing harus menghormati," ujar Anwar.

Atas dasar itu, ia pun mempertanyakan putusan yang dikeluarkan oleh MA terkait uang puluhan miliar milik jamaah yang 'dicuci' oleh pemilik agen, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan.

"Saya kalau ditanya, ya saya harus cari itu siapa yang punya harta yang dirampas oleh negara itu. Bisa enggak negara secara sewenang-wenang mengambil harta pribadi? Tidak bisa," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya