Berita

Menlu Retno Marsudi bawa kasus pelegalan pendudukan Israel ke PBB/Net

Politik

Indonesia Bawa Kebijakan AS Soal Pendudukan Israel Di Tepi Barat Ke Dewan HAM PBB

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Saat Indonesia mengecam keras berbagai serangan yang dilakukan oleh Israel ke Jalur Gaza, Amerika Serikat ternyata memiliki pandangan yang berbeda.

Di tengah upaya negara-negara untuk mengajukan protes atas tindakan militer Israel, AS justru mengenalkan kebijakan barunya mengenai legalitas pendudukan Israel di Tepi Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Rapat Kerja Nasional di Menara Kadin Indonesia, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (19/11).


"Pagi ini, subuh, saya dapat laporan mengenai statement Secretary of State (Mike Pompeo) mengenai policy baru Amerika Serikat. AS mengatakan, 'this illegal settlement is not illegal'," ujar Retno mengutip pesan yang disampaikan Pompeo.

Menanggapi keputusan AS ini, Retno mengungkapkan Indonesia tidak bisa menerima, karena bertentangan dengan hukum internasional dan semua resolusi di Dewan HAM PBB.

Oleh karenanya, Retno mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan pihak PBB. Mengingat saat ini Indonesia adalah anggota Dewan HAM PBB.

"Illegal settlement sudah dinegosiasi, status Yarusalem sudah dinegosiasi, pengungsi juga sudah," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya