Berita

Mendes Abdul Halim tegaskan tak pernah mengiyakan ada desa siluman/Net

Politik

Mendes: Saya Tidak Pernah Mengiyakan Ada Desa Siluman

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 16:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Soal desa siluman sebagai penerima dana desa dari pemerintah ternyata berbeda pendapat di antara para pembantu Jokowi.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menegaskan, tidak ada desa siluman. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ada sejumlah desa siluman yang dibuat untuk menampung dana desa, meskipun desa tersebut tak pernah ada.

Pernyataan tersebut terlontar dari Abdul Halim saat rapat perdana di Komisi V DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (19/11).


“Saya tidak pernah mengiyakan adanya desa siluman,” ucap kakak kandung Ketum PKB Muhaimin Iskandar di lokasi.

Pihaknya kerap menyampaikan, dari perspektif data yang ada di Kementerian Desa, tak ada satupun desa yang tidak berpenduduk yang menerima dana desa.

“Kemudian juga tak ada dana desa yang tidak digunakan untuk membangun,” tegasnya.

Kementerian Desa, lanjut Abdul Halim, telah menyalurkan seluruh dana ke desa-desa. Kemudian dipantau secara seksama bahwa dana tersebut digunakan untuk membangun desa.

“Dan tahapan laporannya juga sudah berjalan,” katanya.

Untuk termin 1, dana desa yang bisa dicairkan sebanyak 20 persen. Untuk mencairkan termin 1, kata Abdul Halim, harus menyelesaikan laporan akhir tahun dan kemudian diproses melalui mekanisme atau aturan yang berlaku.

“Progres yang sedang berjalan lalu terbit termen pencairan yang kedua, dari sisi itu tidak ada satu pun desa yang tidak yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya