Berita

Benny Irwan (tengah) saat berbicara di FMB9, Selasa (19/11)/Net

Politik

Bukan Desa Fiktif, Tapi Desa Maladministrasi

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 15:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bukan desa fiktif, melainkan desa dengan persoalan maladministrasi yang menjadi polemik dalam penyaluran dana desa.

Demikian yang diungkapkan oleh Direktur Fasilitas Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Benny Irwan dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (19/11).

Menurut Benny, persoalan desa maladministrasi ini muncul setelah adanya Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam UU tersebut terdapat prasyarat terbentuknya desa. Mulai dari wilayah, penduduk, hingga kelengkapan desa lainnya.


"Namun sebelum (adanya UU), kondisinya berbeda. Desa dan keunikannya memiliki kondisi yang berbeda. Mereka (penduduk) ada. Desanya ada. Wilayahnya ada. Pemerintah desanya ada. Namun jumlah penduduknya tidak sesuai dengan UU," paparnya.

Dalam aturan sendiri, sebuah tempat dapat dikatakan desa jika memiliki penduduk minimal 2 ribu jiwa.

"Namun karena dia (desa) sudah ada, jadi dianggap ada," ujar Benny.

Selain persoalan penduduk, masalah desa maladministrasi juga terkait dengan kelengkapan desa lainnya. Bahkan juga dipengaruhi oleh perpindahan penduduk akibat bencana, seperti lumpur Lapindo.

Dengan begitu, Benny menuturkan, yang dibutuhkan saat ini adalah penguatan administrasi agar penataan desa-desa di Indonesia lebih baik juga tervalidasi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya