Berita

Menlu Retno Maarsudi/Net

Politik

Tanpa India, RCEP Berubah Jadi Tantangan

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 15 negara menyepakati Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dalam pertemuan tingkat tinggi (KTT) ASEAN di Bangkok pada awal bulan ini.

Diungkap oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, 15 negara tersebut mendorong agar RCEP dapat ditandatangani pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Namun, selain 10 negara ASEAN dan 5 negara mitra ASEAN, ada India yang dengan alasan persoalan dalam negeri menolak untuk ikut menyepakati RCEP.


Ketidakikutsertaan India, sambungnya, akan mempengaruhi RCEP. Bahkan menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, ketidakhadiran India juga akan mempengaruhi negosiasi perdagangan ke depan.

"Jika kita berbicara mengenai RCEP 16 (dengan India), maka kita akan berbicara 32,2 persen GDP (Gross Domestic Product) dunia. Kalau RCEP 15 (tanpa India), maka jadi 29,4 persen," jelas Retno.

Selain GDP, populasi dalam RCEP 16 juga akan mencapai hampir setengah populasi di dunia, yakni 47,4 persen. Sedangkan bila tanpa India hanya akan 29,4 persen mengingat India punya 1,43 miliar penduduk.

"Jadi ini yang akan menjadi tantangan," tambah Retno. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya