Berita

Garuda Indonesia telah menerima A330-900 dari Airbus/Istimewa

Bisnis

Diperkuat Armada A330-900, Garuda Indonesia Berpeluang Tambah Rute Ke Eropa

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 16:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kedatangan pesawat Airbus A330-900 membuat Garuda Indonesia berpeluang menambah rute jarak jauh. Termasuk menambah jadwal penerbangan ke Eropa.

Melalui keterangan tertulisnya, Senin (18/11), pihak Garuda Indonesia menyebut telah menerima pesawat A330-900 pertamanya dari Airbus. Pesawat berbadan lebar generasi baru ini merupakan satu dari 14 pesawat A330-900 yang dipesan Garuda Indonesia.  

Saat ini Garuda Indonesia telah mengoperasikan 24 pesawat keluarga A330, baik untuk penerbangan regional maupun jarak jauh.


Berkat kehadiran A330-900 yang punya keunggulan rentang jarak dan efisiensi akan berkontribusi terhadap peremajaan armada dan rencana perkembangan Garuda Indonesia. Termasuk membuka peluang untuk menyediakan rute penerbangan tanpa henti dari Jakarta ke berbagai destinasi di Eropa.

Soal mesin, A330-900 yang masuk keluarga A330neo ini tak perlu diragukan karena menggunakan Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru. Didukung dengan rentang sayap yang lebih lebar, serta Sharklet (ujung sayap) yang mengadopsi teknologi A350 XWB.

Untuk diketahui, keluarga A330neo dapat memangkas konsumsi bahan bakar hingga 25 persen per kursi dibandingkan kompetitor generasi sebelumnya. Termasuk menawarkan rentang jarak lebih jauh sebesar 1.500 mil laut dibandingkan mayoritas A330 yang beroperasi saat ini.

Pesawat A330-900 milik Garuda Indonesia sendiri dikonfigurasi untuk 301 penumpang yang terbagi menjadi dua kelas. Rinciannya, 24 kursi di kelas bisnis dan 277 kursi kelas ekonomi.

Sementara itu, kabin A330neo menghadirkan kenyamanan dari fasilitas kabin Airspace. Termasuk sistem hiburan in-flight dan konektivitas WiFi generasi terbaru.

Sekadar info, keluarga A330neo merupakan generasi baru A330 yang tersedia dalam dua versi, yaitu A330-800 dan A330-900. Nah, seri A330-900 inilah yang akan jadi andalan anyar Garuda Indonesia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya