Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Sunanto/Net

Politik

Soal Sukmawati, Ketum Pemuda Muhammadiyah: Soekarno Sendiri Sangat Memuliakan Nabi

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perbandingan yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri antara Presiden pertama RI Soekarno dan Nabi Muhammad SAW sebenarnya tidak apple to apple. Sebab kedua tokoh itu memiliki posisinya masing-masing di hati umat Islam Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Sunanto kepada media, Senin (18/11).

"Nabi tentu memiliki keistimewaan yang tinggi dan Nabi Muhammad Rasul utusan Allah SWT, bahkan Soekarno sendiri sangat memuliakan Nabi Muhammad," kata Cak Nanto sapaan akrabnya.


Selanjutnya, peran para founding fathers dalam memerdekakan Indonesia tidak bisa kapitalisasi oleh satu atau sekelompok orang saja. Indonesia adalah hasil perjuangan semua anak yang telah berkorban.

"Ada puluhan juta pahlawan telah gugur demi rumah keindonesiaan. Adapun kedudukan Soekarno sebagai pemimpin bangsa memiliki keistimewaan dalam sejarah kepahlawanan," terang Cak Nanto.

Dia berharap para elit ini tidak mengucapkan kata-kata yang bisa menimbulkan gejolak dan reaksi. Apalagi menimbulkan perasaan terusik bagi kalangan-kalangan tertentu.

"Umat Islam dan negara memiliki hubungan historis yang kuat. Dengan begitu ajaran Nabi Besar Muhammad SAW menjadi bagian yang paling utama dalam mendorong kemerdekaan. Buktinya tokoh-tokoh Muhammadiyah, yang merupakan pengikut Muhammad SAW, seperti Ibu Fatmawati, Soekarno, Jenderal Soedirman, Kiyai Ahmad Dahlan, Nyai Walidah, Ki Bagus Hadikusumo dan lain-lain adalah pahlawan dan pejuang kemerdekaan," demikian Cak Nanto.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya