Berita

Idham Azis saat dilantik sebagai Kapolri pada 1 November lalu/Net

Politik

Menunggu Kerelaan Kepala BIN Budi Gunawan Untuk Tidak Intervensi Pemilihan Kabareskrim

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 10:47 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Hari ini, tepat 18 hari Jenderal Polisi Idham Azis menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat 1 November 2019 lalu.

Hal terpenting yang dijanjikan Idham untuk segera mengisi posisi Kabareskrim Polri yang kosong, belum bisa terealisasi sampai hari ini.


Pekan lalu keluar Surat Telegram Rahasia mengenai mutasi 206 perwira. Itu pun tak mencantumkan nama Kabareskrim yang baru.

Ada apakah gerangan di dalam internal Mabes Polri?

Patut dapat diduga, Kepala BIN Budi Gunawan masih ngotot sengotot-ngototnya untuk memaksakan orang-orangnya yang harus mengisi jabatan Kabareskrim dan Wakapolri.

Sebab, siapa yang akan mengisi pos jabatan Kabareskrim kali ini, akan ikut dalam konstalasi pemilihan Wakapolri bulan depan menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto yang akan pensiun per 1 Januari 2020.

Dan siapapun yang menyandang pangkat bintang 3, akan otomatis masuk dalam persaingan menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan pensiun per 1 Februari 2021.

Lalu pertanyaannya, siapakah orang-orang Budi Gunawan yang masuk menjadi kelompok eksklusif kubu Kalibata (BIN)?

Mereka antara lain Wakil Kepala BSSN Komjen Dharma Pongrekun, Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto.

Ketiga pati inilah yang patut dapat diduga sedang terus mau dipaksakan Budi Gunawan untuk menjadi Kabareskrim.

Lalu, bulan depan, yang patut dapat diduga mau dipaksakan Budi Gunawan menjadi Wakapolri adalah (harus) Komjen Agung Budi Maryoto.

Sementara, Presiden Jokowi tak berkenan kepada sikap memaksa Budi Gunawan yang diduga terus mau mengintervensi Polri.

Istana, lebih ingin Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono yang menjadi Kabareskrim Polri.

Untuk selanjutnya, Gatot juga yang akan dipromosikan menjadi Wakapolri mendampingi Idham Azis.

Inilah yang diduga sedang terjadi di dalam internal Polri.

Sikap ngotot Kepala BIN dan kelompok eksklusifnya, berhadap-hadapan dengan perintah Presiden terhadap organisasi Polri.

Sehingga, sepanjang Budi Gunawan tak bisa mengendurkan sikap ngototnya mengintervensi Polri, maka posisi Kabareskrim akan terus "kosong".

Satu yang terpenting disadari oleh BIN adalah "User" mereka adalah Presiden Republik Indonesia.

Presiden sebagai Kepala Negara harus dihormati dan sepenuhnya dipatuhi.

Bukan justru dilawan dengan semua cara.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya