Berita

Kapolda Sumut ungkap ada 18 terduga teroris yang diperiksa di Mako Brimob/RMOLSumut

Presisi

Ada 18 Teroris Yang Diperiksa Di Mako Brimob Medan

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 00:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Kepolisian Daerah Sumatra Utara terus melakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap sejumlah terduga teroris.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, total 18 tersangka terduga teroris yang telah menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Medan.

Diketahui sampai Sabtu (17/11), ada 3 tersangka ditangkap di Hamparan Perak dan 2 di antaranya tewas. Jenazah mereka berada di RS Bhayangkara dan 1 satu lainnya diamankan Mako Brimob. Selain itu, 3 tersangka lain ditangkap di Aceh, dan 2 di Jermal.


Dikabarkan Kantor Berita RMOLSumut, dari total 18 orang tersangka terdapat perempuan. Salah satunya istri dari RMN pelaku bom di Mapolrestabes Medan. Polisi sudah menetapkan istri dari RMN menjadi tersangka karena bersindikat dengan pelaku teroris.

Dari ketiga tersangka pelaku teroris yang diamankan di Mako Brimob yaitu A, K, dan P punya kaitan dengan kejadian pelaku bom bunuh diri di Mapolretabes Medan. Sementara dua pelaku teroris yang tewas bertugas merakit bom.

Menurut Irjen Agus Andrianto, pihak kepolisian saat ini terus mengejar pelaku teroris.

“Masih lanjut karena kita akan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Agus.

Ia menambahkan, pascaledakan bom di Mapolrestabes Medan, jaringan teroris cukup banyak. Hingga butuh tenaga ekstra dari pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya