Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Gerindra: Siapa Bohong, Luhut Atau Hyundai?

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 22:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengenai penandatangan  investasi mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS dengan Hyundai dipertanyakan.

Pasalnya, pihak Hyundai Motor Company mengeluarkan bantahan atas pernyataan Luhut.

Luhut sebelumnya menguraikan bahwa saat Presiden Joko Widodo akan pergi ke Korea pada 24 November mendatang. Di sela kunjungan itu, akan ada penandatanganan kerja sama tersebut.


“Hyundai mau investasi kira-kira 1 miliar dolar AS di industri mobil listrik di dekat Karawang (Jawa Barat) sana. Tanahnya sekitar 600 hektare," kata Menko Luhut dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Rabu (13/11) malam.

Namun demikian, pernyataan itu mendapat bantahan dari Head of Global PR Hyundai Motor Company KS Kim yag menyebut belum ada keputusan untuk penambahan fasilitas produksi baru di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Ketua DPP Gerindra Iwan Sumule mengaku bingung dengan polemik ini. Pasalnya pernyaatan Luhut sebagai menteri yang membidangi investasi mendapat bantahan dari investor.

“Siapa Bohong? Menko Luhut katakan Indonesia akan tanda tangan kesepakatan investasi mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS dengan Hyundai akhir bulan ini,” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (15/11).

“Hyundai Motor Company bantah pernyataan Luhut terkait penandatanganan kesepakatan investasi mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS,” sambungnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya