Berita

Maruf Amin/Net

Politik

Maruf Amin: Penunjukan Ahok Di BUMN Belum Dibahas Tim Penilai Akhir

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ramai berita tentang penunjukkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai pejabat tinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Saat ini Ahok disebut masih mengikuti tahap seleksi. Meski begitu, belum diketahui persis di mana mantan narapidana penistaan agama itu akan ditempatkan.

Menanggapi polemik tersebut, Wakil Presiden Maruf Amin menilai keputusan mengangkat Ahok sepenuhnya ada di tangan Presiden Joko Widodo.


"Pertama, itu kewenangan presiden," katanya di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (15/11).

Maruf hanya mengungkapkan, penunjukkan Ahok belum dibahas di Tim Penilai Akhir (TPA). Saat ini TPA, katanya, hanya membahas mengenai nama pejabat BUMN yang diberhentikan.

Masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilewati. Proses tersebut sedang berjalan.

"Yang khusus di TPA, tentang pemberhentian tujuh pejabat di lingkungan BUMN. Memang pemberhentiannya. Tetapi, penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja," ujar ketua umum MUI yang pernah jadi saksi memberatkan Ahok di sidang kasus penistaan agama.  

Mengenai kapan selesai semua proses terkait pejabat BUMN ini, Maruf juga mengharapkan, segera rampung. Dia berharap, sebelum 2020, semua sudah selesai.

"Yang pasti tidak boleh lama-lama. Pasti itu, supaya tidak terjadi kekosongan. Tunggu saja. Diharapkan, sudah selesailah. Kita harapkan, sebelum akhir tahun sudah selesai," ungkapnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya