Berita

Ahok/RMOL

Politik

Ahok Bisa Bikin Sistem Di BUMN Rusak

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai kurang pas dalam mengisi jabatan strategis di BUMN. Sebab kehadirannya justru akan merusak sistem yang sudah berlaku.

Begitu kata analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menanggapi rencana Menteri BUMN Erick Thohir yang akan menempatkan Ahok sebagai petinggi BUMN.

“Kurang pas dan kurang baik. Ini merusak tatanan dan merusak sistem di BUMN,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/11).


Ujang mempermasalahkan posisi Ahok yang bukan berasal dari kalangan profesional karir. Apalagi Ahok masih menjabat sebagai kader partai. Sedang lazimnya, kader partai di BUMN berpotensi hanya memerah keuntungan demi partai.

Selain itu, dia juga menyinggung latar belakang Ahok sebagai narapidana kasus penistaan agama.

“Direksi itu harusnya diangkat dari profesional. Bukan dari anggota partai. Dan bukan juga orang yang pernah bermasalah,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya