Berita

Rini Soemarno/Net

Politik

Rini Jadi Dubes AS? Komisi I DPR: Menlu Pasti Hati-hati Pilih Orang

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi I DPR belum menerima usulan dari Presiden Joko Widodo terkait kabar mantan Menteri BUMN Rini Soemarno menjadi duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

"Tidak ada (surat pengajuan), belum ada masuk," ujar Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/11).

Meutya masih menantikan usulan resmi soal kabar tersebut. Lumrahnya, usulan disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.


"Dari Ibu Menlu yang akan menyerahkan kepada kita, kan user utamanya nanti Ibu Menlu," ungkapnya.

Soal integritas Rini yang dipertanyakan untuk menjadi dubes, Meutya menyebut Menteri Retno tidak akan sembarang memilih dubes yang akan menjadi perwakilan pemerintah di luar negeri.

"Tentu Ibu Menlu akan hati-hati memilih duta besar terutama untuk Amerika Serikat akan dipilih hati-hati," tukasnya.

Hubungan Rini Soemarno dengan DPR periode 2014-2019 sangat tidak baik. Dewan memboikot Rini karena rekomendasi Pansus Angket PT Pelindo II DPR yang meminta pemberhentian Rini dari jabatan sebagai menteri BUMN tidak diindahkan Presiden.

Rekomendasi diberikan ketika Pansus menemukan Rini telah melakukan pelanggaran undang-undang terkait perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya