Berita

Ahok/Net

Politik

Gelombang Aksi Penolakan Ahok Bakal Dimulai Pekan Depan

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 07:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengangkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus menuai kritikan.

Kritik mengalir lantaran Ahok masih menanggung beban sejumlah kasus yang diduga berbuntut korupsi dan belum tuntas.

Senada itu, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Komite Aksi Mahasiswa Pemuda Untuk Sang Merah Putih (Kampus Merah Putih) bakal menggelar aksi pada pekan depan.


Aksi digelar lantaran mereka meyakini Ahok yang juga mantan narapidana penistaan agama diduga terlibat dalam berbagai proyek yang terindikasi korupsi. Mulai dari pengembangan Taman BMW, dugaan korupsi pembelian lahan di Cengkareng, hingga proyek pengadaan bus Transjakarta.

“Termasuk indikasi korupsi yang dilakukan Ahok dalam pembelian lahan RS Sumber Waras dan perizinan proyek reklamasi Teluk Jakarta,” tegas Koordinator Lapangan (Korlap) Kampus Merah Putih Rizal R Sutanbagindo dalam undangan aksi yang diterima redaksi, Jumat (15/11).

Rizal menyebut bahwa aksi akan digelar pada Senin (18/11). Massa yang diprediksi berjumlah seratusan orang akan menggeruduk Istana Negara pada pukul 13.00.

Mereka akan menyuarakan dua tuntutan. Pertama, mendesak KPK untuk segera memeriksa dan menetapkan status hukum Ahok atas kasus korupsi tersebut.

“Kedua, kami mendesak Presiden Jokowi untuk tidak menerima Ahok untuk masuk sebagai direksi/Komisaris di BUMN,” tegas Rizal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya