Berita

Jokowi saat hadir di diskusi Forum A1/RMOL

Politik

Budi Karya: Bukti Jokowi Indonesia Sentris, Bandara Perintis Dibangun Di Perbatasan

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 21:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Perhubungan di bawah kepemimpinan Budi Karya Sumadi berupaya membangun alat transportasi di perbatasan dan berbagai pelosok negeri, salah satunya membangun bandara perintis.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan bandara perintis yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merupakan cara pemerintah untuk menghadirkan negara di berbagai wilayah perbatasan dan pelosok tanah air.

Budi Karya mencontohkan pembangunan bandara perintis di Miangas. Miangas merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Filipina yang letaknya 400 km dari Indonesia dan hanya 50 km dari Filipina.


"Di Miangas kita sudah bangun jalan dan bandara di sana. Ketika kami datang mereka semangat nyanyi Indonesia Raya. Bayangkan kalau kita tidak bangun bandara, mereka tidak bisa merasakan kehadiran Indonesia," kata Budi Karya saat menjadi pembicara pada acara diskusi forum A1 di Jakarta, Kamis (14/11).

Budi menjelaskan, pembangunan bandara perintis di wilayah perbatasan dan pelosok itu merupakan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah era Jokowi menggunakan paradigma pembangunan Indonesia sentris.

"Itulah yang namanya Indonesia sentris. Dan itu terjadi di masa pemerintahan saat ini," kata Budi Karya.

Mantan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol itu mencatat, Kemenhub telah membangun dan merenovasi sebanyak 50 bandara perintis. Kemenhub, tambah BKS, akan terus melakukan pembangunan dan renovasi bandara-bandara perintis di wilayah perbatasan dan pelosok.

Budi berharap dengan adanya bandara perintis di wilayah perbatasan, berdampak konektivitas transportasi dan memperbaiki jaringan logistik perekonomian. Sehingga dengan itu, peradaban baru bisa terwujud.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya