Berita

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah/Ist

Nusantara

Plt Gubernur: Pengusaha Di Aceh Harus Gaji Pekerja Sesuai UMP 2020

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 19:03 WIB | LAPORAN: AZHARI USMAN

Pemerintah Aceh meminta pengusaha untuk mematuhi aturan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 dalam membayar para pekerja.

“UMP ini berlaku untuk seluruh tenaga kerja yang bekerja di bawah 1 tahun, status masih lajang dan pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari UMP Aceh tahun 2020,” tegas Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Banda Aceh, Kamis (14/11).

Bagi pengusaha yang tidak mampu membayar upah sesuai UMP, jelasnya, mereka dapat mengajukan penangguhan sesuai tata cara penangguhan pelaksanaan upah minimum yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan. Sementara, bagi perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari UMP Aceh 2020 diminta tidak menurunkan atau menguranginya lagi.


Adapun UMP Aceh telah ditetapkan sebesar Rp. 3.165.031 atau naik 8 persen dari tahun 2019 sebesar Rp.2.916.810. Kenaikan ini telah ditetapkan pada 1 November 2019 melalui keputusan Gubernur Aceh No.560/1774/2019.

Kenaikan upah pekerja itu mengacu pada surat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan PP 78/2015 tentang Laju Inflasi Nasional dan PDB Nasional, serta memperhatikan surat usulan dari Dewan Pengupahan Provinsi Aceh.

“Kami juga mengharapkan kabupaten dan kota segera mengusulkan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) sebelum 21 November 2019 karena akan berlaku awal tahun,” imbuhnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya