Berita

Ojek online/Net

Politik

Tanggulangi Bom Medan, Menhub Minta Aplikator Perbaiki Rekrutmen

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 18:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penyedia layanan ojek online diminta untuk memperbaiki sistem pendaftaran bagi pengemudi dengan standar baru, untuk meningkatkan kualitas keamanan.

Permintaan itu disampaikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11).

"Kami akan minta aplikator membuat standar baru bagi pendaftaran driver ojol yang baru," ungkap Budi usai menjadi pembicara di acara Forum A1, Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).


Budi mengatakan perlu menambah aturan wajib tatap muka sebagai salah satu syarat pendaftaran. Sebab, selama ini, pengemudi tak disyaratkan melakukan wawancara mendalam dengan pihak perusahaan aplikasi saat mendaftar sebagai mitra.

Selanjutnya, Budi Karya meminta aplikator menambah syarat rekomendasi bagi pengemudi. Artinya, pengemudi yang hendak mendaftar sebagai mitra Gojek atau Grab Indonesia perlu memperoleh anjuran dari driver yang sudah bergabung sebelumnya.

"Kemudian, aplikator perlu melakukan evaluasi terhadap mereka yang sudah bergabung," tuturnya.

Budi Karya mengimbuhkan kementeriannya bakal mendesak aplikator untuk memperketat aturan pemberian atribut ojek. Pihaknya memandang diperlukan adanya pemantauan para pegemudi di media sosial.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya