Berita

Haji Lulung/Net

Politik

Lulung: Semua Punya Hak Yang Sama Dalam Pemerintahan. Wah, Lulung Bela Ahok, Nih?

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 16:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Agak mengejutkan mendengar penuturan Ketua DPP PAN Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung. Soal penunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi bos salah satu perusahaan BUMN, ternyata ia mempunyai komentar yang sangat bijak.

"Sudahlah, semua orang punya hak yang sama di dalam pemerintahan," kata Lulung, Kamis (14/11).

Lulung menjawab diplomatis bahwa setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk menduduki jabatan di pemerintahan.


Sebelumnya Lulung dikenal sebagai sosok yang selalu berseberangan bahkan berseteru dengan Ahok. Seringkali ia melemparkan kritikan tajam dan berselisih paham dengan Ahok. Banyak kebijakan dan langkah Ahok yang ditentangnya.

Lulung juga pernah menuding Ahok terkait kasus korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) pada tahun 2014. Saat itu, Lulung yakin Ahok terlibat kasus tersebut.

Mengenai kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang ditengarai merugikan negara Rp 191 miliar, Lulung juga menuding Ahok.
 
Untuk penunjukkan Ahok di BUMN, lebih lanjut Lulung mengatakan pemerintah melalui Menteri BUMN pasti memiliki mekanisme dan penilaian khusus dalam mengangkat seseorang untuk menjadi pimpinan di salah satu perusahaan BUMN.

Jika mekanisme itu memenuhi syarat, Lulung tak keberatan bila orang itu akan ditunjuk dan mengisi jabatan tersebut.

"Lah kalau hasil fit n proper test pemerintah terhadap orang per orang layak, sesuai hukum, keren, ya sudah kita ikut saja ya," tambah Lulung.

Wah, bela Ahok, nih?

Lulung malah balik meledek. Ia tak ingin mengomentarinya dan mengaku ingin menjalin hubungan yang baik dan Ahok.

"Ntar takutnya orang pasang-pasangin, gue pengen baik-baik ama Ahok sekarang deh," canda Lulung.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya