Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Ini PR PUPR Dan Perhubungan Dari Jokowi

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 16:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan dinilai telah melakukan pencapaian progam pembangunan pemerintah cukup masif.

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pekerjaan rumah yang harus dilakukan PUPR dan Perhubungan tak lain hanya melanjutkan program lima tahun sebelumnya yang belum terlaksana untuk dapat direalisasikan dalam kurun waktu lima tahun ini.

"Melanjutkan, tapi mulai dihubungkan," ujar Jokowi di acara diskusi Forum A1 bertemakan 'Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur', di Restoran Seribu Rasa, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).


Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mencontohkan salah satu program pembangunan infrastruktur yang harus dilanjutkan pekerjaannya yakni membuat airport di Labuan Bajo yang harus dikoneksikan ke jalan-jalan menuju beberapa kota maupun sentra produksi seperti pembuatan jalan tol.

"Harus terkoneksi ke titik-titik lain. Misalnya tol jadi, harus dihubungkan. Harus disambungkan dengan sentra-sentra produksi. Masukkan ke sentra perkebunan, sentra nelayan, hubungkan dengan kawasan wisata sehingga memunculkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Ini belum rampung," jelasnya.

Menurutnya Jokowi, pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo merupakan agenda besar yang harus dirampungkan pemerintah. Sehingga mampu menampilkan kualitas SDM yang mumpuni berkat adanya infrastruktur yang terhubung untuk meningkatkan perekonomian wilayah Labuan Bajo.

"Ini agenda besar tapi tidak langsung bisa dinikmati. SDM kelihatan 10-15 tahun ke depan. Memang tidak akan nampak tapi akan kelihatan kalau 10-20 tahun lagi kita lihat anak-anak kita sekarang muncul dalam level SDM yang kualitasmya lebih baik," ujarnya.

"Sekarang disiapkan dulu, yang harus kita geser ada sifting pekerjaa lama dan baru. Teknisi koding, programming. Mungkin yang kaitannya dengan FA. Artinya ada upskilling. Ada perbaikan kualitas skill," tandas Jokowi menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya