Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Ahok Bakal Jadi Petinggi BUMN, Pangi: Jangan Cari Orang Yang Terlalu Berpolemik!

RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang berencana memberi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jabatan tinggi di BUMN dikritisi.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengingatkan Erick untuk mengukur kapasitas Ahok sebelum resmi menunjuk.

“Bidang apa, cocok apa nggak. The right man on the right place itu penting,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/11).


Selain kapasitas, direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu juga mengingatkan Erick Thohir untuk mempertimbangkan aspek publik.

Hal itu mengingat Ahok merupakan narapidana penistaan agama. Selain itu, Ahok juga merupakan tokoh bermasalah saat memimpin ibukota, mulai dari masalah pembelian bus rusak dari China, pembelian lahan di RS Sumber Waras, hingga pembelian lahan di Cengkareng.

Benak ingatan publik juga belum hilang mengenai gaya Ahok yang semena-mena membentak warga DKI yang mengadu masalah, juga penggusuran-penggusuran yang kerap terjadi saat ibukota dipimpin politisi PDIP itu.

“Cari orang yang tidak terlalu berpolemik, tidak punya dinamika, sehingga resistensi itu bisa berkurang di arus bawah,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya