Berita

Imam Besa FPI Habib Rizieq Shihab/Net

Nusantara

Pulanglah Bib, Umat Rindu Setengah Mati

RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 04:59 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia sangat dinantikan oleh jemaahnya. Bahkan, seluruh jemaah Habib Rizieq mengaku rindu dengannya.

Hal ini diungkapkan salah satu anggota FPI, Habib Novel Bamukmin. Novel mengaku rindu dengan kehadiran Rizieq.

"Sudah pasti saya rindu beliau. Begitu juga sebagian besar umat Islam di Indonesia pasti rindu beliau," kata Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/11).


Sementara itu, Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni 212, Damai Hari Lubis juga mengaku rindu berat dengan sosok Rizieq.

"Kita rindu sekali dengan imam besar kita. Kami sangat rindu, rindu setengah mati," kata Hari Lubis.

Hari menambahkan, meski rindu, jemaah masih bisa berkomunikasi dengan Habib Rizieq.

"Masih bisa telekonfrensi, satu arah dari beliau untuk jemaah. Biasanya langsung video, rekaman atau teks. Selama ini kita seperti itu," kata Hari Lubis.

Lebih lanjut Hari menuturkan, selama ini tidak ada yang lancang menghubungi Habib Rizieq secara langsung.

"Gak ada yang bisa video call, telepon, gak bisa bicara secara langsung lewat WhatsApp," tutupnya.

Untuk diketahui, sudah lebih dari dua tahun Habib Rizieq tinggal di Arab Saudi. Rizieq berangkat ke Arab oada 27 Februari 2017. Saat itu, dia pamit untuk berangkat umrah.

Beberapa hari yang lalu, melalui videonya, Habib Rizieq membeberkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi. Dia tidak bisa pulang ke tanah air bukan karena over stay atau masalah administrasi serta hukum yang menjeratnya melainkan ada pencekalan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya